Laporan Wartawan Tribun Jateng, Reza Gustav

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Sebagian netizen kerap kali melontarkan keluhan mereka ke akun situs jejaring sosial Instagram milik Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

 Pada Selasa (14/11/2017) pukul 17.00 WIB, Tribunjateng.com memantau netizen yang berkomentar di unggahan akun Instagram milik Hendrar Prihadi mulai Minggu-Selasa (12-14/11/2017).

 Terdapat tiga pengguna akun Instagram yang mengeluhkan tentang air yang mati di beberapa wilayah di Kota Semarang.

 Pada Selasa (14/11/2017) pukul 01.00 WIB, saat Hendrar Prihadi mengunggah foto tentang penyerahan tangan dan kaki di Sekretariat P3D, Karangayu, Kota Semarang, akun @indrakurnia_kjy berkomentar.

 “Pagi Pak Wali, akhir-akhir ini kok PDAM‘>air PDAM daerah Wonodri Grajen III depan SMA Sedes Jalan MT Haryono sering mati, apalagi kalau habis hujan gede,” ujar dia.

Akun @galihsetia_80 juga berkomentar panjang di  foto unggahan Hendrar Prihadi pada Minggu (12/11/2017) lalu.

“Jalan-jalan di Semarang memang sudah baik dan kebersihannya sudah lumayan baik, tapi yang menjadi PR Pemkot adalah aliran PDAM‘>air PDAM yang sering sekali mati, dan kalau hidup airnya kotor, khususnya daerah Bukit Kencana Meteseh, padahal daerah Meteseh kasus demam bersarahnya tertinggi di Semarang, dan jentik-jentiknya terbawa dari PDAM‘>air PDAM, mohon perhatian khusus Pak, agar PDAM‘>air PDAM Kota Semarang dapat lancar dan memberikan air berkualitas, jangan cuma ingin bayarnya lancar tapi air mengalirnya tidak lancar dan kualitas airnya cenderung buruk, Pak bisa langsung cek di Bukit Kencana Tuntang PDAM‘>air PDAM di daerah Meteseh, matur suwun.”

Akun @drrosyidridho pun ikut meramaikan kolom komentar tersebut.

  “Sugeng sonten Pak @hendrarprihadi, PDAM‘>air PDAM sekitaran Bulustalan nopo mati nggih, Pak? Matur nuwun sanget Pak Wali.”

 Dari ketiga komentar tersebut, komentar dari @indrakurnia_kjy yang sudah ditanggapi oleh akun @pdam_kota_semarang.

 “Baik Pak, saat ini sedang dalam penanganan,” jawab admin akun @pdam_kota_semarang. 

 Saat ini, warga Kota Semarang dapat melapor keluhan mereka terkait kota melalui Twitter dengan tagar #LaporHendi. (*)



Source link

قالب وردپرس