Laporan wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL- Barisan Serbarguna (Banser) Ansor Kabupaten Kendal siap tangkis gerakan radikalisme dan terorisme. Banser juga siap untuk diterjunkan memberantas keberadaan ormas yang anti Pancasila.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Sartkorcab Banser Kendal, Amad Robai saat ditemui tribunjateng.com pada acara Diklatsar Banser, Minggu (13/08/2017)

“Sesuai amanat ketua umun Nahdhatul Ulama (NU), Selain menjadi Garda terdepan mengawal para ulama, kami juga harus menjaga keutuhan NKRI, maka dari itu kami siap menangkal paham radikalisme dan terorisme,” tuturnya

Ia menambahkan Banom dalam koordinasi Ansor itu juga dibekali materi-materi untuk menangkal gerakan radikalisme di masyarakat

“Setiap ada kegiatan atau paham yang memprovokasi masyarakat dan merusak keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, kami siap diperbantukan oleh pihak yang berwenang untuk ikut membubarkan paham tersebut.” pungkasnya

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Muhammad Makmun mendukung sepenuhnya Banser.

ia menuturkan Banser dapat melahirkan kader-kader muda terbaik NU dalam menjaga keutuhan NKRI.

“Kejadian beberapa bulan lalu mengenai penangkapan teroris di Kendal menjadi fakta kalau Kendal menjadi tempat tumbuh benih-benih radikalisme. Kami telah menghimbau kepada semua banser untuk memantau kegiatan-kegiatan tersebut,” paparnya.

Sebanyak 228 anggota resmi bergabung Banser Kabupaten Kendal. Mereka resmi bergabung setelah lulus mengikuti Diklatsar Banser 11-13 Agustus 2017, di desa Rowosari, Kendal. (*)



Source link

قالب وردپرس